WORKSHOP ENTERPRISE RISK MANAGEMENT – PT PERTAMINA LUBRICANTS (PERSERO)

| August 30, 2017 | 0 Comments

PTPL 1

IRBA – Dalam mewujudkan komitmen untuk menjadikan Manajemen Risiko sebagai bagian yang terintegrasi di perusahaan, PT Pertamina Lubricants (Persero) bekerja sama dengan PT IRBA GROUP INDONESIA untuk mengadakan Workshop Enterprise Risk Management. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 20-21 Oktober 2016 di Hotel Four Points, Surabaya. Workshop ini diikuti oleh perwakilan dari setiap fungsi yang ada di perusahaan. Tujuan dari workshop ini adalah untuk menyusun risk register tahun 2017 secara komprehensif.

Di hari pertama, peserta dibekali oleh Pakar yang sudah menggeluti dunia Manajemen Risiko lebih dari 15 tahun, Ir. Tedy Fardiansyah MM, mengenai konsep dasar mengenai risiko, perbedaan antara risiko dan masalah yang sedang terjadi dan manajemen risiko berdasarkan ISO 31000. Dalam paparannya, Tedy Fardiansyah menekankan bahwa dukungan setiap individu yang ada di setiap fungsi sangat diperlukan untuk menerapkan manajemen risiko secara efektif. Komunikasi dan konsultasi antar fungsi merupakan kunci utama untuk mendapatkan data yang valid dan akurat. Hal ini sesuai dengan salah satu prinsip manajemen risiko yang terdapat dalam ISO 31000.

PTPL 2

Proses penyusunan risk register mulai dilakukan pada hari yang sama. Tim IRBA Group Indonesia mendampingi fungsi-fungsi dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi dan merencanakan penanggulangan yang akan dilakukan agar risiko tersebut tidak terjadi.

Antusiasme peserta dalam mengidentifikasi risiko terlihat dari risiko-risiko yang berhasil diidentifikasi. Dari Tedy Fardiansyah, peserta memahami bahwa risiko merupakan potensi kejadian yang mungkin terjadi di masa depan, belum tentu akan terjadi dan dapat dicegah dengan penanganan yang tepat. Maka dari itu, risiko yang teridentifikasi tidak perlu ditutup-tutupi, namun perlu dikomunikasikan dengan semua pihak terkait.

Di hari kedua, peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan risiko yang mungkin terjadi di tahun 2017. Pada sesi ini, interaksi dan semangat peserta membuat suasana workshop semakin hidup. Keterkaitan dan kebutuhan bekerja sama antar fungsi semakin disadari oleh peserta ketika penyebab risiko disampaikan dalam presentasi. Diskusi lintas fungsi terjadi untuk mencari rencana penanganan yang optimal yang dapat dilakukan perusahaan

Dari workshop yang dijalani selama dua hari ini, PT Pertamina Lubricants (Persero) berkomitmen akan menerapkan Manajemen Risiko secara aktif mengingat risiko yang ada di perusahaan adalah bersifat dinamis, yang dapat berubah sewaktu-waktu dan perlu dipantau secara rutin. (AGR)

Category: News

About the Author ()

Konsultan, Praktisi dan Pengamat Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *