Pelatihan Manajemen Risiko PT Perta Arun Gas

| August 30, 2017 | 0 Comments

PAG 1

IRBA – IRBA GROUP INDONESIA kembali mengadakan Pelatihan Manajemen Risiko dalam lingkungan PT Perta Arun Gas (PAG) pada tanggal 8 – 10 September 2016 di Arun, Lhokseumawe. Pelatihan yang diadakan selama tiga hari tersebut diikuti seluruh fungsi operasi PAG dengan praktik identifikasi, analisis dan perencanaan mitigasi risiko yang didampingi oleh para Profesional Instruktur Manajemen Risiko.

Pelatihan yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Perta Arun Gas, dibuka secara langsung oleh Bapak Ferdinand, Vice President Portfolio & Risk Management PT Perta Arun Gas. Dalam sambutannya dikatakan bahwa saat ini PT Perta Arun Gas berkeinginan mengimplementasikan manajemen risiko secara maksimal.

“Pelatihan ini penting dilakukan agar setiap fungsi mampu melakukan proses manajemen risiko demi mendukung tercapainya tujuan perusahaan sesuai dengan visi dan misi perusahaan.” Ucapnya.

Dalam pelatihan tersebut, Ir Tedy Fadiansyah, Senior Instruktur Manajemen Risiko IRBA GROUP INDONESIA, menjelaskan bahwa proses-proses Manajemen Risiko harus meliputi pelaksanaan identifikasi, analisis, evaluasi, penanganan, memantau dan mengkaji risiko pada kegiatan rutin maupun non rutin yang dilakukan oleh PT Perta Arun Gas.

“Proses-proses tersebut perlu terus diperbarui sepanjang kegiatan bisnis berlangsung. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengaruh dan peluang dari kejadian yang positif, dan mengurangi dampak dan peluang dari kejadian yang berpengaruh negatif pada pencapaian tujuan PT Perta Arun Gas.” Jelasnya.

PAG 2

Di setiap sesi pelatihan, peserta selalu diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan membagi pengalaman yang dihadapi masing-masing peserta di lapangan. Diskusi aktif dalam pelatihan ini, membuat peserta pelatihan semakin antusias. Hal ini dibuktikan dengan adanya interaksi antar fungsi yang terus berlangsung sampai hari terakhir pelatihan. Karena selain mendapatkan pemahaman mengenai manajemen risiko, masing-masing peserta mendapatkan pendampingan secara langsung oleh instruktur profesional dalam melakukan indentifikasi risiko. Hal ini dilakukan agar peserta dapat langsung menerapkan menejemen risiko dengan baik.

Tedy berharap pelatihan ini dapat mengubah pandangan terhadap risiko menjadi lebih terbuka dan membentuk langkah awal suatu budaya risiko di PT Perta Arun Gas. (AGR)

Category: News

About the Author ()

Konsultan, Praktisi dan Pengamat Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *